Minggu, 01 Agustus 2010

Bayar Ganti Rugi Tunggu Keputusan Pengadilan

Cikarang Pusat, HaBe-Pemkab Bekasi sudah bisa dipastikan tidak akan membayar ganti rugi atas tanah sejumlah SD yang diklaim pemiliknya, sebelum ada perintah bayar dari pengadilan, hal itu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan, DR Rusdi M Biomed.Karena menurut Rusdi pihaknya takut dengan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) kalau membayar ganti rugi, sebelum ada perintah bayar dari pengadilan.

“Bukan kami tidak mau bayar ganti rugi kepada warga, hanya saja belum ada perintah bayar. Kalau memang sudah ada perintah bayar dari pengadilan, kita akan bayar sesuai perintah itu “ tegas Rusdi.

Pihaknya menyarankan agar warga yang mengakui atas tanah SD itu mengajukan gugatan ke pengadilan untuk mendapatkan kepastian hukum. “Selama hal itu tidak ditempuh kami tidak akan membayar ganti rugi, karena takut dengan KPK,” ujar Rusdi.

Diakui Rusdi pihaknya sampai saat ini belum melihat bukti kepemilikan yang dimiliki pemkab atas sejumlah tanah SD yang diklaim warga, namun demikian kata Rusdi berdirinya sekolah itu pasti ada sejarahnya. Hal itupun dipertegas dengan surat Sekda, Dadang Mulyadi kepada HM. Kanin yang menyarankan untuk menempuh proses hukum dipengadilan.

Ada tiga SD di Kecamatan Sukakarya yang tanahnya diklaim milik warga. SD Sukamurni 02 tercatat an. HM.Kanin dengan No leter C 2437 Persil 63 SPPT No.005-0115 luas. 1.568 M2 berdasarkan surat keterangan Kepala Desa Sukamurni, M.Kasan no.474.4/109/II/09 yang lokasi SD-nya di Kampung Cabang Pulobambu RT02/1 Desa Sukamurni Kecamatyan Sukakarya Kabupaten Bekasi.

Begitu juga dengan SD Sukaindah 03 yang berlokasi di kampong Cabang Pulobambu Desa Sukaindah Kecamatan Sukakarya tercatat an. Sajam bin Baih dengan leter C. No. 2355 Persil.367 luas. 2500 M2 dengan keterangan tidak sengketa dari Kepala Desa Sukaindah , H. Anjang dan pajak 2010 pun sudah dibayar lunas. Kedua tanah SD itu sejak tiga tahun lalu diajukan ke Pemkab. Bekasi untuk diganti rugi, namun hingga kini tidak pernah terealisasi.

Lain halnya dengan SD Sukaindah 02 yang lokasinya di kampong Kumejing Desa Sukaindah Kecamatan Sukakarya, sejak beberapa tahun tanahnya disengketakan oleh keluarga ahli waris. Akhirnya SD itu akan direlokasi dengan pembelian tanah baru milik warga yang lokasinya berdekatan dengan sekolah itu.

Prosesnya pun berjalan lancar bahkan pemilik tanah seluas sekitar 4000 M2 itu pun sudah di PH ( pelepasan hak) dan sudah menandatangani kuitansi pembayaran, pemilik pun sudah membuka rekening sejak dua bulan lalu.

“Hingga kini tidak jelas kapan pemilik tanah menerima pembayarannya,” ujar Kepala SD Sukaindah 02, Edwari didampingi komite SD itu. Adanya surat sekda dan keterangan Kadisdik Pemkab Bekasi sudah bisa dipastikan ketiga SD itu batal untuk diganti rugi, karena alasan takut dengan KPK. (Idi)

Sepakbola Piala Kapolres Bekasi Kabupaten

Cikarang Utara, HaBe-Memperingati Hari Anak Nasional 2010, digelar Festival sepakbola anak usia 10 tahun memperebutkan Piala Kapolres Bekasi Kabupaten. Acara digelar 24 – 25 Juli di Sadion Mini Cikarang, dibuka Kapolres Bekasi Kabupaten.

Kapolres Bekasi Kabupaten merupakan festival sepakbola anak usia 10 tahun pertama dengan melibatkan peserta anak-anak dari berbagai club sepakbola yang ada di Kabupaten Bekasi.

Kapolsek Cikarang Utara, AK Pandji Santoso, SIK didampingi panitia pelaksana festival sepakbola, Iwan Aswandi Hidayat mengatakan, festival sepakbola anak usia 10 tahun merupakan kegiatan yang positif guna menyemangati anak-anak yang memiliki bakat dalam sepakbola untuk lebih aktif lagi.

Kegiatan ini katanya, bekerjasama dengan PSSI Kabupaten Bekasi dan Asskab (Asosiasi Sekolah Sepakbola Kabupaten Bekasi). “Ini merupakan bentuk kepedulian kami dalam upaya menyemangati anak-anak yang memiliki bakat di bidang olahraga sepakbola,” katanya
Menurutnya, dengan kegiatan ini diharapkan ke depan semua pihak bisa lebih memberikan perhatian kepada anak-anak usia dini agar dapat berkembang dalam menekuni sebagai pemain sepakbola.

“Sebagai orangtua tugasnya mendidik dan mengarahkan, agar anak-anak menjadi pemain sepakbola yang unggul,” katanya.

Sementara itu, H Mashur, Bendahara PSSI Jawa Barat yang juga Wakil Ketua AMPI Kabupaten Bekasi, mengatakan sangat antusias melihat semangat anak-anak usia dini dalam upaya menekuni dunia sepakbola.

Menurutnya, kegiatan yang digelar ini merupakan kegiatan yang sangat positif, terlebih di masa sekarang ini banyak yang terjerumus dalam pergaulan negative yang pada akhirnya menjerumuskan mereka ke dalam jurang penyalahgunaan narkoba.

Dengan kegiatan ini katanya, merupakan upaya nyata untuk mencegah perbuatan yang negative bagi kalangan generasi muda. Karena, dengan kesibukan berolahraga akan mengurangi mereka melakukan hal-hal yang tidak diinginkan, salah satunya adalah narkoba.

“Saya mendukung penuh kegiatan ini, sehingga anak-anak usia dini dapat terlindungi dari peruatan yang negative,” kata Mashur.

Wakil Ketua Umum Ikatan Otomotif Cikarang (IOC) Bekasi ini lebih lanjut menjelaskan, pertandingan sepakbola usia 10 tahun ini digelar dengan tujuan selain guna membentengi anak-anak dari pengaruh narkoba, juga sebagai upaya pencarian bibit pemain sepakbola di Kabupaten Bekasi.

Pada acara penutupan festival sepakbola usia 10 sebagai top score dari SSB
Kizara. Pemberian piala juara ke 4 oleh Kepala Desa Karang Asih Asep Mulyana, juara 3 diberikan oleh Kapolsek Cikarang Utara, AK Pandji Santoso,SIK, juara 2 diberikan oleh Ketua Asskab, H Ahlan Suhaili diwakili Yadi Suryadi, juara ke 1 diberikan oleh Wakapolres Metro Bekasi Kabupaten, AKB Drs.Ahmad Diana.

Selain piala, pemenang juga mendapatkan tambahan uang pembinaan dan piagam penghargaan dari panitia. “Untuk lebih menyemangati, selain piala juga diberikan uang pembinaan dan piagam penghargaan kepada seluruh pemenang,” kata Mashur. (nilan)

Mu’adz bin Jabal yang Mempesona

SAAT Rasulullah memba’iat orang-orang Anshar pada perjanjian Aqabah kedua, di antara 70 utusan itu terdapat anak muda. Ia memiliki wajah berseri, pandangannya menarik, giginya putih berkilau. Ia dapat memikat perhatian orang dengan sikap ketena­ngannya. Bila ia bicara orang yang melihat akan terpesona. Itulah Mu’adz bin Jabal.

Ia memiliki kelebihan yang menonjol dan keistimewaan itu dalam bidang fiqih dan hukum. Sehingga dengan keah­liannya itu dapat pujian dari Rasulullah. Kecerdasan dan keberaniannya dalam mengemukakan pendapat sama de­ngan keberanian dan kecerdasannya.

Mu’adz mencapai kegemilangan dalam ilmu fiqih dan ia pun orang yang selalu dapat mengatasi masalah yang terjadi di kalangan teman dan saudaranya, hingga dengan begitu ia dinyatakan Rasulullah sebagai orang yang paling tahu tentang haram dan halal.

Dengan kecerdasannya itu, Mu’adz memiliki kedudu­dkan yang teramat tinggi di kalangan para sahabat dan ia dihormati oleh kaum muslimin. Sampai-sampai Amirul Mukminin Umar ra pernah datang kepadanya, meminta pendapat dan buah fikiran Mu’adz. Ia orang yang murah tangan, lapang hati dan tinggi budi.

Ketika Rasulullah wafat, Mu’adz berada di Yaman, karena saat itu ia dikirim Rasulullah untuk membimbing kaum muslimin dan mengajari tentang seluk beluk agama. Di masa pemerintahan Abu Bakar, Mu’adz kembali ke Yaman. Dan saat itu Umar tahu tentang keberadaan Mu’adz yang telah menjadi orang kaya. Lalu me­ngusulkan agar kekayaan yang dimiliki Mu’adz dibagi dua kepada Khalifah Abu Bakar.

Padahal, kekayaan Mu’adz tidaklah diperoleh dengan jalan yang tidak halal (subhat), sebab itulah ketika Umar mengusulkan hal itu ditolak Mu’adz. Namun, setelah penolakan itu, pada suatu malam Mu’adz bermimpi buruk tentang dirinya, lalu ia datang kepada Umar dan menghadapi Abu Bakar, menyerahkan seperdua dari harta kekayaannya kepada Abu Bakar. Namun itu tak sampai di situ karena Abu Bakar tak juga mau me­nerimanya.

Tak lama kemudian, Mu’adz pindah ke Syria, ia tinggal bersama penduduk dan menjabat sebagai guru dan ahli hukum. Ketika Abu Ubaidah gubernur militer di sana meninggal du­nia, oleh Amirul Mukminin Umar ia diangkat menggantikan Abu Ubaidah sebagai gubernur. Namun, jabatan itu tak dipegang lama, hanya beberapa bulan saja karena di usia 33 tahun, ia harus menghadap Allah SWT. Ia meninggal du­nia setelah ia berikan segala­nya dan dalam ketundukannya menyerahkan diri kepada Allah.

Mu’adz adalah pahlawan Islam yang berjuang memberikan pengetahuan di atas bumi ini. Baginya tiadalah yang tampak kecuali Allah SWT. Ia selalu mengajari manusia untuk mencapai ilmu dan berdzikir kepada Allah. Dan ia adalah orang yang selelu menyeru manusia untuk mencari ilmu yang benar lagi bermanfaat.

Dialah yang mengatakan ibadat itu hendaknya dilakukan dengan cermat dan jangan berlebihan. Dan dia pula yang me­nyerukan pelajarilah segala ilmu yang kalian suka, tetapi Allah tidak akan memberi manfaat dengan ilmu itu, sebelum kalian mengamalkannya. (Alfiyan/berbagai sumber)

Isra'Mi'raj dan Santunan Anak Yatim di Kecamatan Babelan

Babelan, HaBe-Pemerintah Kecamatan Babelan dan tim PKK tingkat desa dan tingkat Kecamatan memperingati Isra' Mi'raj dan santunan anak yatim, kegiatan tersebut dilaksanakan di depan kantor Kecamatan Babelan.

Acara yang digelar Kamis (22/7) dihadiri kepala desa dan lurah se-Kecamatan Babelan, Kapolsek Babelan, AK, M Rosid SH, kaum ibu majlis ta'lim se-Kecamatan Babelan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan hadir Ust. H. Nur Ali yang sengaja didatangkan panitia untuk mengisi ceramah.

Camat Babelan, Drs. H. Hasan Basri mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara Isra' Miraj sehingga bisa berjalan dengan lancar. Selain itu diharapkannya agar umat Islam melaksanakan amalan yang baik terlebih di bulan Ramadhan yang sudah di ambang pintu.

"Mari kita tingkatkan amal ibadah yang baik, sehingga di bulan ramadhan kita dapat melaksanakan puasa wajib dengan khusu," tuturnya.

Usai sambutan Hasan Basri memberi santunan kepada 100 anak yatim yang didatangkan dari wilayah desa dan kelurahan se-kecamatan Babelan, pemberian santunan awal secara simbolis sebanyak sembilan anak yatim yang mewakili dari masing-masing wilayah dilakukan di atas panggung acara yang diberikan langsung oleh Camat Babelan dan istri juga Sekcam Babelan.

Di kesempatan acara ibu PKK Kecamatan Babelan sempat menampilkan kebolehannya dengan membawakan hiburan kosidah, memeriahkan suasana. (karsa)

Pentingnya Bersedekah di Bulan Ramadhan

BERSEDEKAH di Bulan Ramadhan merupakan yang diperintahkan Allah SWT dalam membantu sesama. Karena, di bulan ini akan banyak mengalir pahala bagi yang melaksanakan perintahnya.

Pahalanya jauh lebih besar. Sedekah juga dapat menyelamatkan seseorang dari segala perbuatan buruk yang menimpa dirinya. Di surga terdapat pintu khusus bagi yang senang bersedekah.

Abu Hurairah ra berkata, Rasulullah SAW bersabda “barangsiapa yang bersedekah hewan ternak dengan berpasangan (jantan dan betina) untuk membela agama, maka dia akan dipanggil kelak dalam surga, “hai hamba Allah, inilah pahala kebajikanmu.” Siapa yang rajin shalat dia akan dipanggil dari pintu shalat.

Dan siapa yang berjuang menegakkan agama Allah dia akan dipanggil dari pintu jihad dan siapa yang rajin bersedekah akan dipanggil dari pintu sedekah. Dan siapa uang rajin puasa dia akan dipanggil dari pintu puasa.”

Orang yang bersedekah merupakan orang yang dapat mengendalikan dirinya dari segala sifat buruk yang terdapat dalam dirinya, seperti tamak, kikir dan rakus terhadap harta duniawi.
Hatinya senantiasa merasa senang setiap kali memberikan sesuatu kepada orang lain walaupun pada kenyataannya ia sendiri sedang mengalami kesulitan. Namun ia menyadari ternyata ada yang lebih sulit hidupnya ketimbang dirinya.

Rasulullah SAW bersabda “Barangsiapa yang bersedekah semisal satu butir kurma dari hasil kerja yang baik dan halal dan Allah tidak akan menerima kecuali yang baik maka Allah akan menerimanya dengan tangan kananNya “yakni Allah menerimanya dan memberkatinya serta memeliharanya untuk pemiliknya, sebagaimana salah seorang dari Anda memelihara anak kuda (kuda itu akan terus beranak pinak hingga banyak). Sampai kurma itu menumpuk seperti gunung.

Dalam sebuah riwayat dikatakan “sebagaimana salah seorang dari Anda memelihara anak kuda “sekalipun sedekah itu hanya sesuap, sungguh ia akan menjadi sebesar gunung Uhud.”
Sebagaimana Firman Allah SWT “Tidakkah mereka mengetahui bahwasannya Allah menerima tobat dari hamba-hambaNya dan menerima sedekah (At-Taubah: 104)

Sebanyak apa pun sedekah yang engkau keluarkan tetap tidak akan mengurangi harta bendamu barang sedikit pun, justru kelak ia akan menolongmu di alam kubur. Sebab sedekah kelak memberikan pertolongan kepada para pelakunya.

Ia bisa mendinginkan panas kubur dan memberikan naungan pada hari kiamat kelak. Sebagaimana ‘Uqbah Ibnu ‘Amir ra mengungkapkan, Muhammad rasulullah SAW bersabda “Sesungguhnya sedekah itu dapat memadamkan panas kubur bagi pelakunya. Sesungguhnya orang mukmin kelak pada hari kiamat hanya bernaung dalam naungan sedekahnya.” (HR Thabrani).

Sedekah yang diberikan pada orang miskin dan pada kerabat yang menyimpan dendam dan permusuhan kepada Anda adalah sedekah yang sesungguhnya. Setiap pemberian utang adalah sedekah.

Dalam sebuah riwayat bagi segolongan ulama disebutkan, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda ‘Aku melihat pada malam aku diisra’kan di pintu surga tertulis: ‘pahala sedekah digandakan menjadi sepuluh kali lipat, sedang pahala memberi utang digandakan menjadi delapan belas kali lipat.

Memberikan utang pada orang lain sama halnya engkau telah membantu meringankan segala beban kesusahan yang melilitnya. Tentunya orang tersebut akan merasa sangat senang, terlebih uang yang engkau pinjamkan ia gunakan untuk makan sehari-hari. Dengan demikian perbuatnmu sama halnya memberikan makan bagi orang yang kelaparan.

Barang siapa yang meberikan kemudahan terhadap orang yang kesulitan, maka Allah akan memberikan kemudahan baginya di dunia dan akhirat.

Setiap anggota tubuh manusia mempunyai kesempatan bersedekah setiap harinya. Seperti mendamaikan orang-orang yang berselisih, menolong orang naik kendaraan, menyingkirkan sesuatu yang membahayakan di jalan umum bahkan setiap langkah yang engkau lakukan untuk pergi shalat termasuk sedekah juga.

Namun alangkah lebih baik jika sedekah itu engkau lakukan secara sembunyi sehingga tangan kiri tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanan bahkan orang lain pun mungkin tidak akan mengetahuinya.

Dalam sebuah riwayat mengatakan “hendaklah seorang dari engkau memelihara wajahnya dari neraka walau pun hanya dengan separuh buah kurma” Rasulullah SAW bersabda “sedekah itu akan memadamkan kesalahan sebagaimana air yang berpotensi dapat memadamkan api”.

Ketahuilah! Bahwa perbuatan baik akan menghindarkan seseorang jatuh pada perbuatan yang jahat. Salah satu manfaat orang yang bersedekah secara sembunyi atau rahasia yaitu dapat memadamkan kemurkaan Allah dan menyambung hubungan kekerabatan serta memperpanjang umur.

Dikatakan “Ya Rasulullah, manakah sedekah yang paling utama?” Beliau bersabda “yaitu sedekah sirri (secara rahasia) kepada orang yang membutuhkan (fakir) atau sedekah untuk membantu kesulitan orang yang minim kemampuannya.” Kemudian Beliau membaca: “Jika kamu menampakkan sedekah (mu), maka itu adalah baik sekali.

Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka sedekah secara sembunyi itulah yang paling baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian dari kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan (Al-Baqarah: 271).

Siapa pun orang muslim yang memberikan pakaian kepada seseorang muslim, maka Allah akan memakaikan pakaian yang indah baginya dari surga. Dan dia selalu berada dalam tutup (terlindung) oleh pakaian dari Allah SWT, selama benang dan pintalan benang pakaian tersebut masih dipakai oleh muslim itu.

Siapa pun di antara orang Islam memberi pakaian orang Islam yang telanjang dengan pakaian, maka Allah akan memberinya pakaian dari utra hijau dari surga. Siapa pun di antara orang Islam yang memberi makan orang Islam yang kelaparan, maka Allah SWT akan memberinya makan dari buah-buahan surga.

Dan siapa pun di antara orang Islam yang memberi minum orang Islam yang kehausan, maka Allah SWT akan memberinya minuman yang lezat dan halal bagi ahli surga.

Di antara hal-hal yang me­nyebabkan datangnya rahmat Allah adalah pemberian makan seorang muslim kepada orang miskin. Disebutkan dalam hadits “barang siapa yang memberi makan saudaranya hingga membuatnya kenyang dan memberinya minum dengan air hingga membuatnya merasa segar, maka Allah akan menjauhkannya dari neraka sejauh tujuh parit, jarak antara kedua parit sejauh lima ratus tahun perjalanan.”

Talang Air di Kali CBL Terancam Jebol

Cibitung, HaBe-Talang air yang dibangun 1980 dan melintang di atas Kali CBL, di Kampung Wangkal, Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, saat ini kondisinya kritis, karena dak talang air bagian bawah sudah banyak yang retak dan bocor.

Jika kondisi talang air tersebut tidak segera direnopasi dampaknya sangat besar, pasalnya sumber air dari Jati Luhur ke Kali Malang, untuk mengairi sawah petani di utara Kabupaten Bekasi, kalau sampai talang air dak bawahnya jebol, para petani tidak dapat mengolah pertaniannya.

Karena talang air tersebut satu-satunya sumber air pertanian di utara Kabupaten Bekasi, yang memasok air ke sepuluh wilayah kecamatan, seperti Kecamatan Tambelang, Sukawangi, Sukatani, dan masih banyak lagi wilayah kecamatan di bagian wilayah utara.

Kepala Desa Sukajaya Murdani, sangat khawatir dengan fisik talang air pada saat ini, karena kalau sampai talang tersebut dak bawahnya jebol dirinya mengkhawatirkan nasib petani, karena tidak mungkin dapat bertani lagi.

Murdani sangat berharap kepada Pemerintah Bekasi dan Dinas BIna Marga dan Pengairan segera merenopasi talang air tersebut sebelum kondisi talang air semakin parah, demi pertanian dan kemakmuran daerah Kabupaten Bekasi
“Mudah-mudahan Pemkab Bekasi secepatnya melaksanakan renopasi talang air tersebut sebelum terlambat,” tuturnya.
“Saya gak habis pikir, kenapa Pemkab Bekasi saja terhadap talang air ini, saat ini keadaannya sangat kritis, padahal hampir puluhan ribu hektar persawahan di wilayah utara sumber airnya hanya dari talang ini, kalau sampai jebol gimana nasib petani,” kata Ujang warga sekitar.

Talang air tersebut panjangnya hampir 60 meter, dan lebar 4 meter, dengan kedalaman 3 meter, sementara ini pagar besi pun sudah banyak yang rusak dan patah, sehingga sangat mengkhawatirkan para penyeberang jalan yang memakai kendaraan roda dua.

Kebocoran di talang itu mulai nampak di beberapa titik yang bersumber dari retakan talang.(karsa)

SDN Sukaraja 02 Butuh Lokal dan Pemagaran

Tambelang, HaBe- SDN Sukaraja 02 di Kampung Tanah Gabus, Desa Sukaraja, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi pada saat ini sangat membutuhkan tambahan lokal untuk kegiatan belajar dan mengajar (KBM), karena ruang kelas yang ada hanya enam lokal, satu kelas untuk kantor sekolah, dengan kenyataan seperti itu akhirnya kelas 3 dan kelas 4 harus di pararel.

Sarana perpustakaan dan unit kesehatan sekolah (UKS) yang sangat dibutuhkan SDN Sukaraja 02 sampai saat ini belum dimiliki dan masalah pagar lingkar sekolahpun yang panjangnya kira-kira 300 meter belum ada, sat ini hanya menggunakan pagar terbuat dari pilahan bambu.

Kepala SDN Sukaraja 02, Tarsin Miharja, S.Pd sangat memperihatinkan kenyataan yang ada di sekolahnya pada saat ini, dia mengatakan,pihaknya sudah lama mengusulkan dan mengajukan proposal tamlok untuk (KBM) perpustakaan dan UKS, juga pemagaran tapi sampai saat ini belum ada penjelasan apakah usulan itu akan direalisasikan.

“Kami sudah mengajukan usulan untuk itu, tapi, sampai saat ini tida ada kejelasan soal itu,” katanya.

Tarsin menambahkan walau kondisinya masih serba kekurangan, tapi, tidak menyurutkan pengajar di sekolah ini untuk terus mengabdikan diri sebagai guru. Bahkan, ketika lomba calistung beberapa bulan lalu sekolah ini menunjukkan kemampuannya menjadi juara umum se-UPTD Tambelang.

Tarsin berharap kepada Pemkab Bekasi memprioritaskan permohonannya dan direalisasikan pada tahun ini. (karsa)